Pages

Thursday, 16 May 2013

"Face2pat"

Saat itu kira-kira hampir empat tahun yang lalu, saat kami sedang mengerjakan proyek sederhana untuk kelas kami. Ya, hanya sekedar kenang-kenangan kecil. Dari paling kiri, ada Dayu, Merla, Kustarto, Saya, Kris, dan juga Anggi. Oh ya, satu lagi, Bigharta. Dialah orang yang memimpin proyek kita kali ini, "Face2pat grafitty". Sebuah kenang-kenangan sekaligus simbol kekompakan kelas yang begitu spesial. Memang, tidak banyak yang mampu kita rekam untuk mengabadikan momen-momen spesial seperti ini. Tapi paling tidak ini cukup. Ya... cukup untuk membuktikan bahwa kita ada, dan kita pernah bersama.

Mungkin saya kurang pandai kalau soal bercerita. Jadi biarkanlah potret-potret berikut yang menggambarkan bagaimana kami mencoba berkreasi. Inilah kami, seniman-seniman tembok Face2pat. Check it out!









And this is the result. The marker of Face2pat teritorial. Gravitty sederhana ala seniman-seniman XI IPA 4, SMAN 1 Genteng, Banyuwangi.


Mungkin sekarang hanya rekaman ini saja yang tersisa. Tidak ada lagi dinding ini. Semua berubah putih. Menjelma menjadi tembok kelas yang (selalu saja) membosankan. Hanya satu yang saya yakini. Simbol boleh saja hilang, tapi kenangan tidak akan. Sampai jumpa kelas terhebat, salamku untuk kalian semua.
Dedicated for "Face2pat".

No comments:

Post a Comment